{"id":4603,"date":"2021-03-05T01:28:28","date_gmt":"2021-03-05T01:28:28","guid":{"rendered":"https:\/\/aprobi.or.id\/?p=4603"},"modified":"2021-05-27T03:58:04","modified_gmt":"2021-05-26T20:58:04","slug":"industri-sawit-diprediksi-prospektif-pada-2021","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/dev.aprobi.or.id\/id\/industri-sawit-diprediksi-prospektif-pada-2021\/","title":{"rendered":"Industri Sawit Diprediksi Prospektif pada 2021"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Koran-jakarta.com | Kamis, 4 Maret 2021<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Industri Sawit Diprediksi Prospektif pada 2021<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Joko\nSupriyono optimistis pada 2021 produksi minyak sawit Indonesia akan naik\nsignifikan. Hal itu karena pemeliharaan kebun yang lebih baik, cuaca yang\nmendukung dan harga yang menarik sehingga diperkirakan mencapai 49 juta ton\nuntuk CPO dan 4,65 juta ton untuk PKO (palm kernel oil) Dengan komitmen\npemerintah untuk melanjutkan program B30, konsumsi biodiesel diperkirakan\nsebesar 9,2 juta KL <strong>(Aprobi 2021)<\/strong> yang setara dengan 8 juta ton minyak\nsawit. &#8220;Penggunaan sawit untuk oleokimia di 2021 diperkirakan sekitar 2\njuta ton untuk domestik dan sekitar 4,5 juta ton untuk ekspor (Apolin\n2021),&#8221; ucapnya dalam acara 40 tahun usia Gapki bersama Forum Pimred di Jakarta,\nKamis (4\/2) Joko memaparkan permintaan minyak nabati dunia akan sangat\ntergantung dari keberhasilan vaksin Covid-19. Menurutnya, keberhasilan program\nvaksin akan meningkatkan aktivitas ekonomi sehingga akan meningkatkan konsumsi\nminyak nabati termasuk minyak sawit. Selain itu, banyak negara yang karena\nalasan ekonomi terpaksa lebih terbuka. Ekspor minyak sawit Indonesia\ndiperkirakan meningkat pada 2021, baik secara volume maupun nilainya. Namun,\nJoko memperingatkan berjangkitnya kembali Covid-19 di Tiongkok maupun negara\nlain serta African Swine Fever dapat mengganggu permintaan oilseed dan oilmeal.\nKondisi tersebut pada akhirnya akan mengganggu permintaan minyak nabati,\ntermasuk minyak sawit. Beberapa isu penting menjadi fokus kegiatan GAPKI tahun ini,\nmeliputi penerapan dan pengawalan implementasi Undang-Undang Cipta Kerja dan\nPeraturan Perundangan turunannya; penguatan penerapan sustainability;\npercepatan dan penyelesaian sertifikat ISPO bagi anggota GAPKI; serta penguatan\nkemitraan untuk Peningkatan Percepatan Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat\n(PSR).<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/koran-jakarta.com\/industri-sawit-diprediksi-prospektif-pada-2021\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>BERITA BIOFUEL<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Bisnis.com | Jum\u2019at, 5 Maret 2021<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Intip yuk! Pengembangan Kilang Hijau Berbahan Bakar Sawit di\nCilacap<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pengembangan kilang hijau dengan produk-produk energi hijau,\nseperti Green Diesel dan Green Avtur di Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap\nmasih berlangsung. Proyek ini ditargetkan beroperasi pada akhir Desember 2021.\nEnergi hijau yang dihasilkan RU IV Cilacap berbahan dasar minyak kelapa sawit.\nCorporate Secretary Subholding Refining &amp; Petrochemical PT Kilang Pertamina\nInternasional Ifki Sukarya menerangkan bahwa uji coba Green Diesel (D 100)\nsukses dilakukan pada Januari 2021 dengan komposisi refined, bleached, and\ndeodorized palm oil (RBDPO) sebesar 100 persen. \u201cRBDPO adalah minyak kelapa\nsawit yang sudah melalui proses penyulingan untuk menghilangkan asam lemak\nbebas serta penjernihan untuk menghilangkan warna dan bau,\u201d ujarnya seperti\ndikutip dari laman resmi Pertamina, Kamis (4\/3\/2021).<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara itu, Green Avtur menggunakan refined, bleached, and\ndeodorized palm kernel oil (RBDPKO), yakni minyak inti kelapa sawit. \u201cUji coba\nGreen Avtur sudah berhasil dilakukan, bahkan sudah diuji di laboratorium GMF\n[Garuda Maintenance Facility],\u201d kata Ifki. Green Diesel dan Green Avtur\ndiproduksi di Unit Treated Distillate Hydro Treating (TDHT) dengan kapasitas produksi\nyang akan terus ditingkatkan. \u201cKapasitas produksi Green Avtur sebesar 8.000\nbarel per hari dan Green Diesel sebesar 3.000 barel per hari. Kapasitasnya akan\nterus ditingkatkan dengan melihat kebutuhan pasar, mulai 2023 nanti,\u201d kata\nIfki. Produksi Green Diesel dan Green Avtur di Kilang Pertamina Cilacap\ndilaksanakan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, dilakukan pengolahan RBDPO\nsebesar 3.000 barel per hari untuk menghasilkan Green Diesel D100 yang\ndirencanakan on-stream pada akhir Desember 2021. Selanjutnya pada tahap kedua,\nakan dilakukan pengolahan CPO sebesar 6.000 barel per hari untuk menghasilkan\nGreen Diesel D100 atau Green Avtur yang direncanakan on-stream pada akhir\nDesember 2022. Sebelumnya, Pertamina RU IV sudah memproduksi Green Gasoline sejak\nApril 2020. \u201cGreen Gasoline yang launching di RU III Plaju, kami duplikasi di\nRU IV dan pada April 2020 sudah dicoba dengan 20 persen bahan baku menggunakan\nRBDPO. Pengolahan di kilang RFCC menjadi Green Gasoline dengan kualitas Oktan\nsekelas Pertamax,\u201d tuturnya.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\nhttps:\/\/ekonomi.bisnis.com\/read\/20210305\/44\/1364146\/intip-yuk-pengembangan-kilang-hijau-berbahan-bakar-sawit-di-cilacap\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Koran-jakarta.com | Kamis, 4 Maret 2021 Industri Sawit Diprediksi Prospektif pada 2021 Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Joko Supriyono optimistis pada 2021 produksi minyak sawit Indonesia akan naik signifikan. Hal itu karena pemeliharaan kebun yang lebih baik, cuaca yang mendukung dan harga yang menarik sehingga diperkirakan mencapai 49 juta ton untuk CPO [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[17],"tags":[],"class_list":["post-4603","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-articles"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/dev.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4603","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/dev.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/dev.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4603"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/dev.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4603\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4817,"href":"https:\/\/dev.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4603\/revisions\/4817"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/dev.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4603"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4603"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/dev.aprobi.or.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4603"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}